Semua Tentang Gadget

Minggu, 21 April 2013


  • Speaker Dual Cone
Umumnya desain speaker ini paling efisien dan berharga murah. Dentuman suara yg dihasilkan rata-rata nyaris sama, walaupun dari berbagai merk. Jenis speaker ini memiliki kualitas suara yang sangat standar, bentuknya dilengkapi dengan dua buah konus. Biasanya speaker jenis ini sudah digunakan sebagai speaker standar pabrikan untuk tiap mobil. Speaker jenis ini juga bisa disebut sebagai speaker full range karena memang mampu menghasilkan rentang frekuensi yang luas, namun tidak maksimal.

  • Speaker Coaxcial (Terpusat)
Terdiri dari woofer, midrange dan tweeter dalam satu poros dan berdekatan. Piranti ini sengaja di desain menghasilkan frekuensi lebih rata.
Beberapa jenis speaker coaxcial yaitu :
  1. Speaker 2 Way, terdiri dari Woofer dan Tweeter.
  2. Speaker 3 Way, terdiri dari woofer, midrange, dan tweeter. Fungsi dari midrange adalah mengakomodasi vocal.
  3. Speaker 4 Way, terdiri dari Woofer, Midrange, Tweeter, Super Tweeter.
  4. Speaker Split (Terpisah) Jenis speaker ini adalah jenis terpisah, dalam arti kata bahwa woofer, midrange dan tweeter terpisah. Crossover yang digunakan untuk membagi frekuensi suara (nada frekuensi rendah, menengah dan tinggi.Terdapat dua jenis speaker yang termasuk ke dalam speaker split Speaker 2 Way dan Speaker 3 Way. Speaker 2 Way terdiri dari WooferTweeterdan Crossover. Penggunaan speaker elektronik yang paling sederhana adalah sistem 2 jalur atausistembi-amp, yang bisa memberi hasil yang memuaskan. Keuntungannya adalah pengecilan distorsi TIM (Transient Intermodulation) dan bisa menyetel bass dan treble secara mandiri. Frekuensi peralihan dipilih 340 Hz (yang diatas dipilih frekuensi resonansi asli). Hal ini dirancang untuk penggunaan kotak speaker kecil. Bila anda menggunakan sub woofer untuk kanalbawah ini, dan harus diubah dibawah 100 Hz. Frekuensi resonansi untuk kotak lebih besar 20-40 Hz, kotak sedang 40-80 Hz, kotak kecil 80 Hz keatas. Speaker 3 Way Terdiri dari Woofer, Midrange, Tweeter dan Crossover. Sistem ini mirip dengan sistem 2 jalur, namun di sini nada tengah dipisahkan dengan band pass filter. Ada beberapa kemungkinan yang bisa diambil mengenai speaker-speaker. Pilihan pertama: SP1 woofer, SP2 mid range, SP3 tweeter. Pilihan kedua : SP1 sub woofer, SP2 mid range, SP3 super tweeter (frekuensi peralihan di bawah 100 Hz dan di atas 15 KHz). Pilihan ketiga : SP1 sub woofer, SP2 speaker lengkap (woofer, mid range, tweeter dengan cross over pasif), SP3 super tweeter. Persyaratan power amplifier sama dengan sistem 2 jalur. Penyetelan P3 dilakukan melalui pendengaran pada sistem yang sudah terpasang. Mula-mula dari sisi ground diputar perlahan sampai dengungan yang menyatakan adannya osilasi. Penyetelan optimum didapat dengan memutarnya mundur sedikit dari posisi mula-mula.

0 komentar:

Poskan Komentar